Sementara itu, sensor ultrasonik HC-SR04 adalah sensor jarak yang bekerja dengan memancarkan gelombang ultrasonik dan mendeteksi waktu yang diperlukan untuk gelombang tersebut memantul kembali ke sensor setelah memantul dari objek di depannya. Sensor ini biasanya digunakan untuk mendeteksi jarak antara kendaraan atau robot dengan objek atau dinding di sekitarnya.
Spesifikasi
Sensor HC-SR04 memiliki spesifikasi sebagai berikut :
§ Tegangan : 5V DC
§ Arus statis : < 2mA
§ Level output : 5v – 0V
§ Sudut sensor : < 15 derajat
§ Jarak yg bisa dideteksi : 2cm – 450cm (4.5m)
§ Tingkat keakuratan : up to 0.3cm (3mm)
2. Liquid Cristal Display (LCD)
LCD display
merupakan salah satu media yang digunakan sebagai penampil pada sistem berbasis
mikrokontroler. Selain LCD display sebenarnya ada banyak cara untuk
menerjemahkan sebuah data menjadi informasi yang dapat dipahami manusia,
seperti melalui led, seven segment, maupun PC. LCD display memberikan beberapa
keuntungan dibandingkan dengan perangkat yang lain untuk menampilkan sebuah
data, antara lain: hemat energi, ringan, proses perancangan yang relatif LCD yang akan digunakan ini mempunyai lebar display 2 baris 16 kolom
atau biasa disebut sebagai LCD Character 2×16, dengan 16 pin konektor pada gambar dibawah ini
Konfigurasi pin pada LCD dapat dilihat pada table dibawah ini.
Rangkaian Keseluruhan Sistem Rangkaian keseluruhan dari alat
pengukur tinggi badan otomatis dapat dibagi menjadi 3 bagian utama
yaitu bagian minimum sistem mikrokontroler, bagian input dan
bagian output. Bagian minimum sistem mikrokontroler merupakan bagian dimana
input dari sensor ultrasonik akan diproses sesuai program yang
digunakan kemudian diteruskan ke bagian output. Bagian input terdiri
dari sebuah sensor ultrasonik hc -sr04 yang digunakan sebagai pengambil data
tinggi badan orang. Sedangkan bagian outputnya
berupa LCD 16x2 untuk mengetahui
hasil dari pengukuran tinggi badan.
Rangkaian skematik alat pengukur tinggi badan otomatis ditunjukkan pada
Gambar dibawah ini
DESAIN DAN PERANCANGAN
3. Sistem Blok
Alat pengukur tinggi badan ini perangkat keras
sebagai berikut: mikrokontroler ATMega328p, 1 buah sensor ultrasonik HC-SR04
dan 1 buah LCD 16x2 sebagai penampil hasil pengukuran.
Blok diagram
pengukur tinggi badan otomatis ditunjukan pada
Gambar Pada gambar
dibawah bisa dilihat alat pengukur tinggi badan yang sudah saya rancang dan
sudah tahap penggunaan walaupun kurang sempurna .Alat pengukur
tinggi badan otomatis ini memiliki dimensi tinggi 15o cm dan lebar untuk menaruh sensor ultrasonic
yaitu 3 cm. Tiang ini menggunakan bahan PVC atau bias disebut polimer
termoplastik
4. Rangkaian Minimum
ATMega 328P
Rangkaian
mikrokontroller berfungsi sebagai pemroses data input dan menghasilkan output
pada LCD 16X2 Didalam minimum
system mikrokontroller ini terdapat tiga port yang digunakan sebagai input dan
output data.
5. Rangkaian Sensor
Pada alat pengukur tinggi badan otomatis ini
menggunakan sensor ultrasonic. Sensor ultrasonik adalah sensor yang bekerja
berdasarkan prinsip kerja pantulan gelombang suara, dimana sensor menghasilkan
gelombang suara yang kemudian menangkap kembali dengan perbedaan xxvi waktu
sebagai dasar pengindra. Perbedaan waktu antara gelombang suara yang
dipancarkan dan diterima kembali adalah berbanding lurus dengan jarak objek
yang memantulkannya.
Dan sensor
ultrsonik memiliki kontak jarak 2 meter samapi dengan 4 cm Dan pada gambar
dibawah ini ilustrasi prinsif kerja ultrasonic
6. Rangkaian LCD
(Liquid Crystal Display)
memakai LCD 16x2 dengan modus 8 bit. LCD digunakan sebagai
penampil hasil pengukuran tinggi badan. Port yang digunakan untuk
mengirim data ke LCD adalah port A. Untuk lebih jelas mengenai rangkaian LCD
dapat dilihat pada Gambar dibawah ini
7. FLOWCHART
- Hubungkan port
usb ke arduino At mega328p5 dengan LCD. - program atau coding dibawah ini ..Setelah
program diajalan kan akan tampil pada Gambar disamping hasil coding atau output dan menunjukan
angka dan tulisan
Pengujian
Sensor ultrasonic hc sr04 Pengujian sensor ultrasonik bertujuan untuk
mengetahui jarak minimum dan maksimum yang dapat diukur oleh sensor ultrasonik
DTSENSEUSIRR serta membandingkan jarak sebenarnya dengan jarak hasil pengukuran
menggunakan sensor
Setelah pemasangan
selesai wktunya pemprograman dan pastikan pada soucecode program Tidak eror pada
saat proses upload coding ke Arduino dan setelah diberhasil untuk programnya
disini saya sudah sediakan table dari output ultrasonic pada gambar dibawah ini
penghalang atau objek yang dapat memantulkan sinyal kembali ke sensor
ultrasonik. Secara teori, sensor ultrasonik ini dapat bekerja dengan baik
sesuai dengan spesifikasi dari sensor ultrasonik yaitu dapat mengukur jarak
mulai dari jarak minimum 3cm sampai dengan jarak maksimum 3m
8. Pengujian
Rangkaian secara Keseluruhan
melakukan pengujian, dilakukan pengecekan
terlebih dahulu masingmasing rangkaian penyusun dan pengisian program ke
IC mikrokontroler ATMega 328p. Adapun langkah-langkah pengujiannya adalah
1. Menghubungkan
kabel dari rangkaian ke port usb /catu daya adaptor.
2. Mengatur
jarak penghalang yang digunakan untuk pengukuran.
3. Mencatat
hasil pengukuran untuk kemudian dianalisa.
Pengujian
alat dilakukan dengan mengatur jarak penghalang yang ada di depan sensor. Hasil
yang diperoleh dapat dilihat pada tabel
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan teori dan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya,
maka dapat disimpulkan bahwa:
1.
Mikrokontroler ATMega8535 dapat digunakan sebagai pengendali alat pengukur
tinggi badan otomatis dengan baik
2. Dalam
pemasangan alat dan mekanis membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi supaya
alat ukur tinggi badan otomatis dapat beroperasi dengan baik
Saran
1. Dengan
melihat manfaat dari alat ini, penulis mengharapkan semoga pembaca mampu
mengembangkan alat ini dengan baik lagi sekian termakasih
- Mengirim komentar
Mengirimkan komentar pada sebuah postingan di media sosial atau situs web dapat menjadi cara yang efektif untuk berinteraksi dengan orang lain dan berbagi pandangan atau informasi. Namun, perlu diingat bahwa komentar yang tidak tepat atau tidak pantas dapat memberikan dampak buruk pada diri sendiri maupun orang lain.
Berikut adalah beberapa peringatan yang perlu diperhatikan saat mengirimkan komentar di postingan:
Hindari berkomentar dengan kata-kata yang kasar, merendahkan, atau mengandung unsur kebencian, pelecehan, atau diskriminatif.
Periksa kembali kesalahan ejaan atau tata bahasa dalam komentar yang dikirimkan, sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh pembaca.
Jangan mengirimkan komentar yang tidak relevan atau tidak berhubungan dengan topik yang dibahas pada postingan.
Hindari mengirimkan informasi pribadi atau rahasia dalam komentar yang dikirimkan, karena hal ini dapat membahayakan privasi dan keamanan diri sendiri maupun orang lain.
Dengan memperhatikan beberapa peringatan di atas, kita dapat mengirimkan komentar yang tepat dan memberikan kontribusi positif pada diskusi atau interaksi di media sosial atau situs web.