Sebenarnya engga ada yang lagi nyakitin aku, tapi aku sedang hancur karna harapan aku sendiri., maaf kalau kemarin expestasiku berlebihan tentang kamu. Ku kira kita berdua manusia saling butuh., ternyata aku hanya sedang butuh berdamai dengan diri sendiri., dan kamu uda engga butuh aku lagi. Percayalah melepasmu adalah bagian paling dalam yang harus aku relakan., dan aku tau aku engga mahir soal itu. Makanya sampai sekarang aku masih belajar dan berusaha keras buat ga ingat lagi nama kamu di hidupku.
Maaf kalau expestasiku berlebihan., jadi biarkan hancurnya aku sendiri yang rasakan. Kamu harus terus berjalan baik-baik saja yah., karena akupun sudah melepasmu diam-diam., jangan jadikan hancurku sia-sia., kamu harus bahagia., sebab bagian terdalam mencintai adalah merelakan begitu kata orang-orang yang sudah melupakan.
Tapi akan ada satu hari dimana mungkin namamu akan teringat lagi. Seperti ketika aku melawati jalanan yang dulu kita lewati bersama., sekarang aku melewatinya sendirian udah engga sama kamu lagi., tapi aku baik-baik aja kok.. hanya sedikit engga
terima.. soalnya kita kek cepat banget selesainya... kalau nanti aku kembali lagi 1/2 ketempat yang dulu kita habiskan bersama. Itu tandanya aku lagi kangen. Tapi sekedar kangen aja.., engga juga pengen balik lagi ke masa nya karna udah selesai., engga mungkin juga waktu bisa balik lagi karena kamu udah ada dia.. kalau memang bisa aku akan hentikan setiap waktuku yang masih ada kamu.
Maka akan aku abadikan kita sejadi-jadinya. Akan aku habiskan memory handphoneku hanya untuk menyimpan fotomu. Sekarang fotomu sudah habis kuhapus semua dari memory ku ., awalnya memang berat., tapi kurasa itu harus biar kamu engga ada beban lagi biar kamu engga harus ngerasain lagi gimana kangennya aku saat ini.. maaf kalau rinduku merepotkan yah.. nanti akan aku usahakan untuk lupa selupa lupanya
