Dan sekarang aku yang akan menjauh dari mu mas,, bukan aku dendam hanya saja aku sudah nyaman dengan kesendirian. Alhamdulillah Aku sudah benar-benar melupakan mu, jika dibilang hebat, ya akan ku akui itu. Jujur, aku bangga pada diriku sendiri karena telah berhasil melewati fase yang cukup rumit.
Bukan nya tidak mau membukakan pintu kedua untukmu, hanya saja aku tidak mau menaburkan pasir diluka yang sama, pasti akan lebih perih mas.
Sekalipun ada kesempatan untuk mengulang waktu, aku tidak ingin mengubah apapun. Aku hanya bersyukur pernah mengalami kejadian itu dan mampu melewati nya.